Brianna berhenti di ambang pintu. Menatap pada Devian yang sudah berbalik melihatnya. Pria itu telah merubah cara pandangnya, mata hijau gelap itu seperti biasa saat ini. Hanya tatapan pria dewasa yang cukup mengganggu konsentrasi wanita manapun yang melihatnya. Devian menggoda tanpa banyak cara dan jelas pria itu sangat tahu itu. "Jangan terlalu khawatir, dia akan baik-baik saja." Brianna mengangguk dan sangat yakin kalau itu yang terjadi. Jelas Sharon lebih akan baik-baik saja karena tahu Devian adalah orang yang tadi merawatnya. Mata sahabatnya itu menyatakan dengan sangat terang-terangan kalau dia tergoda pada ketampanan sosok malaikat di depannya. Brianna tidak mengerti lagi, pria ini memang misterius dan itu membuat Brianna ingin mengguncang tubuhnya dan mengatakan apa yang membu

