Chapter 10

972 Words

*** Brianna membuka pintu mobil setelah dia berhasil keluar dengan desah nafas lega seolah dia baru saja bebas dari jeruji besi tahanan. Dia tidak melebih-lebihkan saat menyatakan pada dirinya kalau dia bisa bernafas dengan lega setelah dia keluar dari mobil pria itu. Brianna sudah akan melangkah saat tiba-tiba dia berhenti dan menatap sejenak ke sampingnya. Memastikan kalau pendengarannya tidak salah dan jawabannya adalah dia tidak salah. Devian memang keluar dari mobilnya, pintu terbuka dan tertutup itu adalah ulah Devian. Pria itu melihat padanya mengakibatkan pandangan mereka bertemu. Brianna dengan herannya dan Devian dengan datarnya yang agak menyebalkan. "Kau tidak ingin menawar aku masuk?" "Ya?" Devian berjalan ke arah Brianna, lebih dekat pada gadis itu agar Brianna tidak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD