Rasanya begitu menenangkan. Begitu mendamaikan dan aku tidak yakin apa benar aku pantas mendapatkan semua ini. Surga. Aku menghela nafas dengan keras dan merasakana kalau ya, aku pantas. Jika kematian memang semenenangkan ini maka kenapa ada kehidupan. Aku tidak menyesal telah meminta Joseph menyediakan racun untukku. Ini sangat setimpal dan juga amat sangat menyenangkan. “Jika kau tidur lebih lama dari ini sayang maka aku tidak segan menggendongmu dan membuangmu ke laut. Bangunlah.” Aku mengerut mendengar suara yang sangat familier itu. Mataku segera terbuka dan mengerjap. Menemukan langit-langit ruangan yang berwarna putih dan segera kupalingkan wajah untuk melihat ke samping. Dia di sana dengan d**a telanjang dan celana panjang yang menggantung di pinggulnya. Ada sisa tanah di waja

