Chapter 14

965 Words

*** Denting suara lift terdengar memekakkan telinga Brianna. Gadis itu mengangkat wajahnya dengan pias. Ada yang salah dengannya, dia sangat tahu itu. Ketakutannya pada Devian kadang di luar nalarnya dan tidak bisa dia jelaskan. Seolah pria itu memiliki cara yang sangat buruk dalam akan memperlalukannya. Alarm peringatan terus berbunyi ke kepalanya, meminta Brianna menjauh dari sosok itu. Tentu Brianna tidak ada maksud untuk mendekat pada Devian, tapi selalu ada alasan yang membuat mereka bersinggungan. Entah itu pertemuan tidak di sengaja atau seperti saat ini. Brianna tidak memiliki pilihan lain selain datang pada Devian. Semua gara-gara kotak bekal sialan yang ada di tangannya. Langkah Brianna pelan keluar dari lift. Tatapannya jatuh pada setiap sudut tempat itu. Brianna mengabaikan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD