Chapter 13

1071 Words

Brianna masih berdiri di depan pintu itu. Entah sudah berapa lama dia di sana dengan kebingungan yang sangat kentara di wajahnya. Kebingungan pada keadaannya dan cara benar menghadapi pria itu tanpa melihat matanya yang bisa salah menafsirkan apa yang tengah akan dia lakukan.  Tangan Brianna ada bekal makanan yang dikemas dengan sebaik mungkin. Brianna tengah memeluk benda itu dengan erat, seakan mencari kekuatan lewat sana yang tidak akan mungkin dia dapatkan. Bekal itu hanya menambahkan bebannya saja.  Semua gara-gara Sharon dan permintaan gilanya. Bagaimana bisa gadis itu bangun pagi-pagi dan menyiapkan bekal ini untuk Devian lalu meminta Brianna menjadi jembatan pemberinya. Apa Sharon tidak tahu siapa Devian? Pria itu tidak hanya kakak dari atasannya tapi juga pria itu sangat kaya, t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD