TALAK

1163 Words

Mas Moondy memangdangku dengan wajah penuh kemarahan. Wajahnya memerah padam penuh kebencian. Sedangkan Bulan dia menangis sambil bersimpuh di lantai. Tangannya mengusap kue yang menutupi wajahnya. Aku tak mau lagi melihat mereka. Aku dan Amir menggandeng Arini keluar dari cafe milik mas Moondy. Semua mata tentu memandang aneh kepada kami. Aku tak tau bagaimana nasibku setelah ini nanti. Tapi aku bersyukur pada Arini karena telah mewakiliku melakukan balas dendam itu pada mas Moondy dan Bulan. Biarlah mereka merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Plakk !!!!! Tangan Moondy menampar pipiku dengan begitu keras hingga aku terjatuh ke lantai. Jangan bertanya bagaimana rasanya, sudah pasti perih dan sakit. Bulan duduk di kursi sambil terus menangis tersedu tanpa melihatku sedikitpun diperla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD