6,5 tahun lalu.. 6 bulan setelah aku menerima lamaran Liam, keluargaku dan keluarga Liam sudah bertemu. Kami sepakat mengadakan lamaran 2 bulan lagi disusul dengan pernikahan 1 bulan setelahnya. Hari ini aku menginap di tempat Pingkan setelah kami lelah berkeliling Jakarta mencari baju untuk acara lamaranku. Suara ketukan pintu membuatku membuka mata setelah sebentar aku memejamkannya. Aku beranjak dan melihat Pingkan saat membukanya. "Ta.." "Kenapa Ping? Baru gw mau merem." Wajahnya sedikit cemas menatapku. "Ada yang mau ketemu lo." "Siapa?" Aku terheran. Liam baru saja meneleponku dan mengatakan baru sampai dirumah. Pingkan menarik tanganku berjalan ke halaman belakang rumahnya. Aku melihat seseorang berdiri di gazebo. "Siapa sih?" "Jangan kabur Ta. Lo harus hadepin." Aku semaki

