14. Rencana

1209 Words

Wikra berdiri, bertatapan dengan Yifei yang membawa mangkuk. Wanita itu menghindari tatapannya, lebih tepatnya mengabaikan. Angin sore berembus menerbangkan helaian rambut Yifei, sorot mentari memperlihatkan betapa anggunnya wanita itu. Sebenarnya Wikra ingin bertanya kenapa Yifei makan siang bersama Ezharion. Hanya saja hubungan mereka tidak sedekat itu sampai bisa bertanya. Berbeda dengan dulu, pasti ia sudah marah-marah ketika Yifei bertemu pria lain. Mantan tetaplah mantan, semuanya terasa begitu aneh jika mereka bisa mengobrol seperti biasa. Namun, sebentar lagi Yifei akan menjadi istrinya lagi, bukankah dia berhak bertanya? "Fei, kenapa kamu ma-" "Ahin kita masuk ke dalam, yuk." Wanita itu tiba-tiba memotong ucapannya. Yifei sepenuhnya mengabaikan dan menganggapnya tidak ada, w

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD