BAGIAN-44

1708 Words

"Aku merindukan segalanya tentang kamu." Dengan langkah lumayan cepat, Bintan memasuki perpustakaan yang saat ini terbilang sangat sepi. Hanya ada beberapa siswa-siswi teladan yang akan menghabiskan waktunya berjam-jam hanya untuk duduk dan membaca buku. Kalau bukan mengingat besok adalah hari di mana dia harus menjalankan tes untuk keperluan beasiswa, Bintan tidak akan mau menghabiskan jam istirahatnya hanya untuk belajar. Wanita itu duduk di tempat biasa dia duduk. Di sudut dekat jendela. Tempat yang strategis untuk belajar, menurutnya. Perlahan dia mulai membuka buku-buku pelajarannya. Kalau dia bisa jujur, dia tidak mengerti satupun apa yang sedang dia pelajari. Melihatnya saja kepalanya sudah pusing dan perutnya mual. Untung saja jaman sekarang ada gooegle yang serba tahu dan serb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD