BAGIAN-17

1929 Words

Bintan meletakkan bokongnya kasar di atas kursi yang ada di kantin. Awalnya dia sedang sedih sekaligus marah dengan El. Tapi setelah dia bertemu dengan laki-laki yang entah berasal dari mana, dia mendadak lupa dengan kesedihannya dan juga kemarahannya kepada El. Saat ini Bintan sedang kesal setengah mati terhadap laki-laki yang sudah mirip dengan setan yang datang secara tiba-tiba itu. Bintan menghembuskan nafasnya kasar saat dia melihat suasana kantin yang sepi. Ya jelas saat ini kantin sepi, karena proses belajar mengajar sudah di mulai beberapa jam yang lalu. Sekarang dia bingung harus berbuat apa selalin meminum minumannya yang dia pesan tadi. Sudah tidak mungkin lagi dia masuk ke kelas. Dan jikalau itu terjadi, Bintan harus siap memasang muka tembok untuk mendapat u*****n-u*****n me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD