BAGIAN-15

977 Words

Bintan mengikat rambunya asal setelah hampir dua jam dia berada di dalam kamar mandi. Entah apa yang dia perbuat di dalam sana. Tapi yang jelas, perempuan itu jauh lebih segar sekarang. Kedua matanya tidak lagi bengkak seperti awal dia pulang ke rumah. Jujur, semua ucapan Kevin tadi siang masih lengket di pikirannya. Dia tidak tau kapan ucapan-ucapan itu akan menghilang dari kepalanya. Tapi biar bagaimanapun, dia harus berusaha untuk melupakannya. Ketika pintu kamar di buka Bintan, hal yang pertama di dengarnya adalah perdebatan. Karena penasaran dengan apa yang terjadi di sana, Bintan mengupingnya dari atas. Di sana dia dapat melihat dengan jelas ayahnya sedang bertengkar dengan seorang perempuan yang lebih tua darinya. Bintan menajamkan penglihatannya agar lebih jelas melihat siapa yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD