D-Day

1675 Words

Fenny POV Seorang wanita di depanku tampak begitu cantik. Dengan riasan sederhana dan beberapa aksosoris indah di atas kepalanya. Aku menghembuskan nafas pelan, wanita itu tampak tidak bahagia, entah karena apa. “Aduuhh!! Cantik banget ini namanya! Siapa yang ngerias? Mau dong dirias begini!”, Dista datang dan langsung menunjuk wanita yang ada di depanku tadi. “Kamu dari tadi ngaca terus. Kenapa sih? Nggak pede sama riasannya?”, Dista masih tetap cerewet! “Bukan. Riasannya bagus kok”, jawabku singkat. “Terus kenapa kamu gitu sih? Jangan merengut ah! Ini kan hari bahagia kamu!”, sekarang dia berlagak seperti guru yang tau muridnya baru saja mencontek. “Bahagia dari mana kalu calonnya dia!”, aku mendengus dan kembali menatap sosok di depanku. “Kurang apa sih dia itu? Tampan iya, kaya i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD