PART 47 (END)

872 Words

"Kenapa kamu malah enak-enakan nonton film? Itu urusin si Cello. Dia nggak mau berhenti nangis," keluar Devan kepada Zahra yang malah fokus ke ipad miliknya. Dia bisa mendengar suara orang bercakap-cakap di sana dengan bahasa korea. Zahra mengembuskan napas beratnya. Ia meletakkan ipad serta camilannya itu. "Aku dari pagi loh ngurus dia. Gantian kamu yang urus, aku capek," balas Zahra. Setelah pernikahan itu terjadi, memang tak butuh waktu lama bagi mereka untuk memiliki momongan. Namun, karena ini adalah pengalaman pertama, tentu mereka harus membagi tugas masing-masing meskipun pada dasarnya Vanya dan Deka dengan senang hati membantu keduanya. Mendengar perkataan Zahra membuat Devan terdiam. "Bagaimana jika kita sewa pengasuh?" usulnya. Setidaknya ia tak ingin membuat sang istri kec

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD