Bab 114

1026 Words

"Buk, ini uangnya sesuai perjanjian kita semula. Coba dihitung kembali." Minah menyerahkan amplop berisi sejumlah uang pada ibu-ibu berumur sekitar lima puluh tahunan. "Sebentar ya Dek. Ibuk hitung dulu." Wanita bertubuh tambun itu membuka amplop yang Minah berikan. Tak lama mulutnya komat-kamit dan tangannya bergerak menghitung lembar uang. Senyum pun terulas di bibirnya, melihat lembaran merah yang cukup banyak. "Bagus. Pas ya Dek. Ini kuncinya. Kamar Kamu yang paling ujung." Ibu itu menyerahkan kunci dan menunjukkan kamar Minah. "Buk, bisa tolong antarkan. Saya takut salah." Minah menggigit bibirnya tak enak merepotkan pemilik kos. Tapi apa daya, ia tak mau salah kamar. "Ck, baiklah." Dengan enggan pemilik kos mengantarkan Minah ke kamar yang ia sewa. Mulutnya komat-kamit mengge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD