Bab 134

1131 Words

"Minahhh!!" Seorang gadis berlari menghampiri Minah yang ada di kamar mamanya. Ia memeluk Minah erat-erat seperti apa yang dilakukan mamanya dan Bi Murni. Gadis itu menangis meluapkan semua rasa rindu dan juga amarah karena Minah sempat pergi meninggalkannya. "Huhuhu, dasar jahat!" Rachel memukul lengan Minah saat pelukan mereka terlepas. Ia sangat kesal karena sebulan yang lalu Minah tak mau mendengar kata-katanya. Gadis itu tetap pergi, meski ia telah mengemis agar Minah tetap tinggal. "Nak, jangan begitu dong. Nanti Minah kesakitan loh," ucap Rasti khawatir karena Rachel memukuli lengan Minah tanpa henti. "Biar saja, Ma! Hati Rachel bahkan lebih sakit daripada pukulan ini. Sakit sekali hingga terasa sangat nyeri. Dasar Minah kampung yang tak berperasaan!" Rachel meluapkan amarahnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD