Retno dan yang lain terdiam. Masing-masing berdiri di dalam kamar dengan gugup usai mendengar pertengkaran Shiren dan ibunya yang sepertinya tak tertahankan. Shiren mendadak kembali ke kosan sejak kemarin. Ia bahkan membayar biaya sewa sebulan meski barang-barangnya sudah diangkut ke Bogor. Gadis itu juga sudah membawa beberapa baju. Ibunya mencoba mengajaknya pulang tapi Shiren tetap tidak mau. Ia mau pulang kalau pernikahan dibatalkan dan ibunya yang tidak mau kali ini. Retno tak tahu harus berbuat apa. Gadis itu terdiam di dalam kamar dengan jantung yang benar-benar hampir lepas. Ia juga was-was. Begitu mendengar suara ibunya Shiren berjalan keluar, ia mencoba mengintip. Sekedar memastikan apakah ibunya Shiren sudah pergi atau belum. Yaa dan ternyata memang sudah pergi. Ia menghela na

