Bab 16

1167 Words

Memperhatikanmu dari kejauhan adalah caraku untuk mencintaimu. Tak perlu kauanggap aku, tak perlu kau membalas cintaku, dapat melihat wajahmu saja itu sudah cukup. - Nadia Andira *** Kakiku bermain dengan sebuah kaleng minuman yang tergeletak di bawah kakiku, pikiranku sedang kacau sekarang. Baru saja aku mendengar berita dari seseorang yang telah lama tak kudengar kabarnya. Aku mencoba meraup udara yang ada di sekitarku dengan rakus, lalu memgembuskannya.  "Ehm." Sebuah deheman singkat memasuki genderang telingaku. Aku mendongak ke arah sumber suara dan mendapati Mas Biru ada di sana, dengan setelah kaos oblong dan celana parka selututnya. Ini bukan kali pertama aku melihatnya dengan pakaian santai seperti sekarang. Dulu, aku sering melihatnya, bahkan hampir setiap hari.Tapi jantung i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD