Bab 15

854 Words

Aku masih menatap wajah Langit yang sedang mengatur kemudi mobilnya, sepertinya ia menyadari apa yang kulakukan sedari tadi hingga ia menarik bibirnya ke atas. "Kenapa? Gue ganteng, kan?" godanya sambil mengerlingkan matanya ke arahku. "Ck! Ge-eR!" Aku melipat tanganku di depan d**a dan mengalihkan pandanganku kepada apa yang disajikan alam di depan mataku saat ini. Langit dengan segala kepedeannya memang luar biasa.  Langit yang melihat reaksiku terkekeh. "Lalu kenapa? Ada yang ingin lo tanyain?" Sebenarnya aku bingung harus memulai pertanyaanku darimana, sejujurnya banyak yang ingin kutanyakan, lalu bagaimana kalau Langit bertanya apa urusanku menanyakan itu semua? Ya, bukankah aku sama sekali tidak punya hak? "Apa?" Langit masih mencoba mencari tahu apa yang ada dipikiranku. Seper

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD