ira kembali memutar bola matanya, dia merasa bosan melihat tingkah pria yang berstatuskan suaminya. Wanita hamil itu sedang bersantai sambil menonton TV, entah semenjak hamil dia suka menonton siaran otomotif. Moodnya hacur melihat suaminya, Lihatlah pria itu, mengerutu dan mengumpat tiada henti, bolak balik naik turun tangga. "Kak Gib! Bisa diam nggak sih?!" Teriak Dira, dia benar-benar jengkel melihat Gibran,tingkahnya seperti cacing kepanasan. Gibran mendelik tajam, lalu menghela napas panjang. Bullyan dari sahabatnya terngiang di kepalanya. Dia tidak menyukai Dira, titik! "Kamu nonton apa?" Gibran menghempaskan tubuhnya di sofa, lalu menyandarkan kepalanya dibahu wanita hamil itu. Tanpa meminta izin Gibran mengambil kripik singkok buat Bik Nis. Mata Dira melotot tajam, menggeserka

