"kamu suka yang mana?" Seketika Dara yang mendengar pertanyaan itu, jadi baper sendiri. "A-aku?" Dara bertanya sembari menunjuk dirinya sendiri. rasa bingung semakin terlihat jelas diwajahnya. "Iya, kamu." "Ka-kamu.. beliin cincin itu buat aku?" Daren tergelak. "Bukan.." Dara semakin dibuat bingung tak mengerti. "Terus, ngapain kamu nanya ke aku?" "Karena kamu cewek." Daren memberi jeda, dan kembali berbicara. "Jadi sepupuku minta tolong ke aku buat nyariin cincin yang pas buat pacarnya. Gitu. Nah.. aku minta tolong ke kamu buat milihin. Menurut kamu, kamu lebih suka yang mana?" "Oh." Dara terlihat sedikit kecewa dan malu. Kenapa juga tadi ia harus berkata jika cincin itu untuknya. Pasti sekarang Daren menganggap jika Dirinya berharap lebih padanya. Walaupun sebenarnya memang iya

