Chapter 18

2624 Words

“Ini Den Bima pesanannya.” “Makasih ya mang,” balas Bima santun sembari tersenyum. Pria paruh baya itu berlalu pergi setelah menata makanan di hadapan Bima dan Reina. Bima dan Reina  langsung menyantap makannya. Kini mereka sedang berada di resto yang berada di resort keluarga Bima yang pernah mereka datangi. Mereka sedang menyantap makannya di dalam gazebo yang berhadapan langsung dengan danau buatan yang terlihat sangat asri. Mereka menyantap makanannya dalam keheningan. Hanya dentingan sendok, garpu dan piringlah yang terdengar.  Setelah selesai makan, Bima mengajak Reina duduk di pijakan papan yang terdapat di pinggir danau. Tempat yang sama saat mereka pertama kesini saat Bima meminta Reina melukis untuknya. “Jadi udah bisa cerita?” Tanya Bima memecahkan keheningan antara mereka.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD