Chapter 12

1535 Words

“Biarin aja ya mom pialanya disini, biar kalau daddy datang bisa langsung liat piala ini,” ucap Zidan setelah meletakkan pialanya di lemari yang tepat berhadapan dengan pintu. “Iya sayang, sekali lagi selamat ya,” Reina mencium setiap inci wajah putranya membuat Zidan tertawa geli. “Sekarang Zidan mandi ya. Mau mommy mandiin?” “Zidan kan udah gede mommy, Zidan udah bisa mandi sendiri dong.” “Anak mommy pinter. Yaudah Zidan mandi nanti mommy siapin bajunya ya,” ucap Reina  yang dibalas Zidan dengan anggukan patuh kemudian berlalu ke kamarnya. Reina mendudukkan tubuhnya pada sofa menyusul Lala yang sudah duduk terlebih dahulu. “Apa gue bilang, anak lo itu keren, menangkan akhirnya. Siapa dulu dong yang ngajarin,” ucap Lala bangga membuar Reina mencibirkan bibirnya. “Iya deh iya,” balas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD