Bima menatap pemandangan kota Bangkok dari balkon kamar hotelnya. Setelah penerbangannya ke Singapura Bima memang memiliki beberapa agenda penerbangan lainnya. Ternyata melakukan penerbangan di Asia cukup menyenangkan bagi Bima. Bima merasa ada yang berbeda dari penerbangannya kali ini. Beberapa hari ini ada satu nama yang membuatnya ingin cepat-cepat menyudahi flight ini. Bima tersenyum kecil sembari mengacak-acak rambutnya saat menyadari dirinya seperti remaja yang sedang merasakan perasaan aneh. Bima tak bisa membohongi dirinya bahwa ia rindu. Rindu pada sosok wanita yang belakangan ini selalu ia temui. Bima mengeluarkan ponselnya dari saku celananya saat ia mengingat sesuatu. Sesaat Bima menatap ragu ponselnya. Namun setelah meyakinkan hatinya, Bima langsung menghubungi seseorang. Bim

