Bab 38

1095 Words

Ketika matahari masuk ke dalam kamar Clarissa, dia mengeluh dan terbangun . tangannya meraba-raba sekitar kasur, mencari-cari lengan yang semalam memeluknya . kenyataannya tidak ada ada babian di sampingnya. Ada sedikit rasa kecewa dalam hati Clarissa karena Fabian tiba-tiba pergi begitu saja, Clarissa antara kesal dan bingung kenapa Fabian bisa meninggalkan dia begitu saja, kenapa bilang tidak mau menemani Clarissa sampai pagi . dia mendengar di kamar sebelah, kamarnya Fabian ada suara shower yang dinyalakan . itu sudah pasti Fabian mandi di kamar sebelah . Larissa akhirnya bangun, dia mengikat rambutnya dan mandi pagi . pagi ini rasanya Clarissa ingin menyiapkan makanan untuk Fabian. Perlahan tapi pasti, Clarissa ingin menjadi istri yang bisa membahagiakan suaminya, dia ingin menjadi ora

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD