"Ommu beberapa bulan lagi akan pindah ke Jakarta, Man, jadi dia ingin Hani cari kerja di Indonesia saja." Arman manggut-manggut mendengar penjelasan tantenya. "Adikmu kan kuliah desain interior, Tante rasa cocok bekerja di kantormu." "Iya, Tante, tapi ..." "Kalau misal nggak ada lowongan, magang juga nggak apa-apa," sambar Tante Sovia lagi. "Biar Hani latihan dulu sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Iya kan, Sayang?" Tente Sovia menoleh pada anaknya. "Iya, Ma. Dari dulu kan Hani paling cepet paham kalau diajarin sama Mas Arman. Apalagi Mas Arman orangnya sabaaar banget." Hani memeluk lengan Arman dan tanpa canggung menyandarkan kepalanya. Tante Sovia tertawa. "Hani sama Arman itu udah seperti saudara kandung saja." Ia menepuk pelan pahaku. "Mereka memang akrab sejak kec

