Pulang

1059 Words
4 tahun berlalu Kai akhirnya kembali. "Nak akhirnya kamu selesai dengan semua tugas dan latihan militermu!" Endah berkata sambil memeluknya. "Iya Bu, akhirnya aku kembali dan sudah siap untuk mengambil alih tugas ayah di perusahaan", ujar Kai. Reky memang sudah berjanji jika kuliah dan pelatihannya sudah berakhir, maka seluruh kekayaan Permana grup akan diserahkan kepada Kai. Kai kembali ke rumah, rumah yang asing baginya karena ini adalah rumah Reky dan pertama kalinya dia masuk ke rumah megah tersebut. Reky menyambut dan memeluknya penuh kerinduan, "Nak kamu tumbuh dengan sempurna dan sudah saatnya aku memberikan apa yang seharusnya menjadi milikmu!" Reky berkata sambil menatap Kai. Reky terus mengingatkan kalau dirinya harus berhati-hati dengan seseorang. seseorang yang selalu berniat mencelakai seluruh pewaris Permana grup. Orang tersebut adalah Rudy, dia adalah Pamannya sendiri yang bekerja sama dengan sebuah perusahaan kompetitor untuk menghancurkan Permana grup dan juga keluarga Reky. Hari ini Reky bersama Kai berangkat bersama ke kantor utama Permana grup. sebuah perkantoran paling elite di kota ini. tampak beberapa pegawai menunduk hormat dan mulai membicarakan Kai. "Hey apa kau tahu siapa pria muda barusan", tanya seorang pegawai wanita. "Hmmm benar-benar tampan sekali", timpal pegawai lain dengan mata menggoda. Sesampai di gedung tertinggi. Reky mulai memperkenalkan Kai kepada para jajaran petinggi dari Permana grup dan tentu saja kepada orang kepercayaan nya , Razor adalah orang kepercayaan dari Reky. "Hallo Kai", Razor menyapa sambil tersenyum kepada Kai. Kai membalas senyuman Razor dan menjabat tangannya. "Hallo juga Pak Razor, Ayah sudah sering membicarakan anda ... anda adalah orang kepercayaan ayah saya!" ujar Kai. "Tuan, saya harap anda menyimpan nomor saya, saya akan segera datang untuk apapun yang anda butuhkan!" Razor mengganti panggilan Kai menjadi Tuan. Kai hanya tersenyum "Baiklah" ujarnya. Tidak semua orang tahu menahu tentang rahasia ini, rahasia yang akan sangat menggemparkan di seluruh Permana grup. Rahasia tentang anak rahasia dari pemilik Permana grup yaitu Reky. Reky sangat bahagia akhirnya dia mempunyai penerus dan penerusnya adalah anaknya sendiri, tidak harus saudara atau anak dari kakak-kakaknya Reky. Karena sebelumnya Permana grup sudah menjadi rebutan dari para sanak saudara dari kedua belah pihak, pihak Reky maupun pihak Endah. "Kai tugasmu kali ini akan banyak, besok kita kumpulan semua petinggi perusahaan kita dan ayah akan perkenalkan kamu sebagai penerus Permana grup!" Reky berkata sambil penepuk punggung Kai. Besoknya Reky dan Kai menghadiri rapat penting pergantian CEO Permana grup. Reky memulai rapat dengan tatapan tajam dan tegas. "Mari kita mulai rapatnya!" tampak Reky mulai berpidato. semuanya menyimak dengan serius dan kaget, yang mereka tahu bahwa Reky hanya punya satu anak dan anak itu sudah meninggal di bunuh oleh pembunuh bayaran yang diperintahkan oleh adik Reky yaitu Rudy Permana. Semua orang memandang ke arah pintu masuk. Disana Kai masuk dan menghampiri Ayah nya. "Perkenalkan saya adalah Kai Adrian Permana, saya akan menjabat sebagai CEO Permana grup mulai hari ini!" Ujar Kai dengan tegas. Semua orang mengagumi sosok Kai, sosok pria tampan yang akan menjadi incaran para wanita cantik di seluruh kantor ini, terkecuali ada satu sosok yang sangat terkejut sampai-sampai dia pusing dan hampir pingsan. Orang tersebut adalah Derry teman SMA Kai yang sekarang menjabat sebagai direktur perusahaan dibawah naungan Permana grup. "Silahkan kalian memperkenalkan diri kalian masing-masing!" ujar Kai memecahkan lamunan para hadirin rapat tersebut. Satu persatu mulai memperkenalkan diri sampai tiba waktunya Derry untuk memperkenalkan diri sebagai direktur dari anak perusahaan Permana grup yaitu perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. "se ... selamat siang Tuan Muda, sa-sa-saya Derry dari PT Global finance" sambil tersenyum gugup Derry memperkenalkan diri. Kai yang tidak asing dengan suara tersebut menatap dalam seorang Derry. "aku yakin dia Derry teman SMA dulu", ucap Kai dalam hati. Kai hanya tersenyum dan kembali berkata "Ok Derry kamu bisa duduk sekarang, dan kembali lanjutkan acara perkenalan ini". Derry dengan gugup kembali duduk, dia tidak tahu nasibnya akan seperti apa nanti. mengingat tentang seluruh ejekannya dulu kepada Kai. "Ah sudahlah apapun yang terjadi aku akan terima, meskipun itu harus dipecat dari perusahaan ini" Derry berkata dalam hati. Kai tersenyum jahil melihat tingkah Derry yang sangat gugup. Padahal dulu dia sangat sering mengejek Kai hanya karena dia pergi ke sekolah menggunakan sepeda ontel nya yang jadul. Namun Kai tidak akan pernah melupakan kebaikan Derry, Derry pernah membantunya ketika Kai akan dihajar oleh kakak kelas karena cemburu Kai dekat dengan Rindi yang menjadi wanita incaran para kakak kelas. Waktu itu Derry menghadang Kakak kelas yang akan memukul Kai. Dengan badan besar dan berotonya itu Derry berhasil mengalahkan semua kakak kelasnya tersebut. Kai tentu saja sangat berhutang budi kepadanya, tidak ada rasa benci sedikitpun meskipun dia sering mengejeknya. Kai hanya menganggapnya sedang bercanda. Metting dadakan pun akhirnya selesai dengan pidato dari Kai yang berjanji akan menaikan modal investasi dan semakin memperluas daerah kekuasaan bisnisnya saat ini. Tekad itu pun didukung oleh seluruh hadirin yang semuanya orang terpenting di tiap-tiap perusahaan yang mereka pegang. Tiba-tiba Kai menghampiri Derry dan menyuruhnya untuk pergi ke ruangannya. "Bro ... saya tunggu di ruangan saya ya", ucap Kai sambil berlalu. Kali ini Derry berkeringat dingin. Dalam hati nya ada suatu ketakutan yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Tok ... tok ... tok ... Suara pintu diketuk. "Silahkan masuk!" dari dalam Kai mempersilahkan. "Siang Tuan muda", ucap Derry gemetaran. "Ayo silahkan duduk dan jangan sungkan-sungkan" "A ... ada apa ya tuan muda memanggil saya kesini", Kai tersenyum dan hanya berkata "Aku hanya ingin reuni denganmu hahaha ..." Derry yang bingung hanya termenung dan memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Dia berfikir jika Kai akan memecatnya karena dulu dia sering mengejeknya dengan sangat kasar. Derry hanya menunduk tidak berani menatap Kai. "Jangan kaku bro.. kita ini kan teman" "Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena dulu kamu pernah membantuku dari kakak kelas yang ingin menghajarku", Kai kembali berkata sambil tersenyum. Derry kembali menerawang ingatannya sewaktu SMA. dia ingat jika dulu pernah membantu Kai dari kakak kelasnya yang sangat ingin menghajar Kai. "Iya aku ingat, tapi aku lebih ingat jika aku sering mengejekmu daripada membantumu", ujar Derry lesu. "Maafkan aku jika dulu sering mengejekmu Tuan Muda" Derry menyeka keringat. "Aku ingat kau sering mengejekku tapi aku lebih ingat saat kau membantuku dari kakak kelas itu", Kai menatap Derry Derry hanya bisa berterima kasih dan iya berjanji akan selalu melindungi Kai apapun caranya. Kai memegang janji Derry. kai pun tersenyum karena akhirnya dia bisa mengucapkan rasa terimakasih nya dan dia berjanji akan menaikan jabatannya jika Derry terus meningkatkan. prestasinya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD