Ran bilang mau pulang hari ini. Tapi, sudah sore belum juga sampai rumah. Bikin aku khawatair menunggu di rumah, malah dia lupa kasih kabar. Aku kirim pesan tanya dia ada di mana. Lama Ran balas chatnya. Ck! Hatiku mulai ketar-ketir. Belakangan ini, rasa cemburuku semakin besar. Ya, siapa sih, yang tidak cemburu kalau suaminya paling gampang jadi magnet buat para kaum hawa? Ibarat kata, dia pakai baju butut saja sudah bisa menarik perhatian. Apalagi dengan tampilan perlente semacam itu? Makin terpesona para perempuan. Aku kirim pesan lagi. Tanya dia sebenarnya kerja atau masih ada urusan lain. Aku juga bilang kalau ada apa-apa dia harus kabarin aku. Termasuk kalau dia ketemu dengan perempuan cantik dan seksi. Duh, mana sih ini, aku sampai miring kiri-kana di tempat tidur, kalau buk

