Bab 25 Balasan Zahra

1711 Words

"Assalamu'alaikum." Suara salam terdengar dari luar. Sepertinya Mbak Ulya sudah datang. Aku buru-buru meletakkan jarum dan benang ke tempatnya lalu melangkah cepat ke arah pintu. Benar saja, perempuan cantik itu tersenyum begitu manis sambil membawa kantong kresek. "Wa'alaikumsalam, Mbak. Gimana kabarnya?" tanyaku sambil cipika-cipiki. "Alhamdulillah baik, Mbak. Mbak Wita gimana kabarnya?" "Semakin baik, Alhamdulillah," jawabku dengan senyum lebar. Mbak Ulya pun ikut tersenyum. Kuajak dia untuk masuk ke ruang tengah seperti biasanya. "Permisi ya, Mbak," ucap Mbak Ulya sembari membungkukkan badan saat masuk ke ruang tengah. Ketiga partnerku yang masih sibuk packing aksesoris hijab ke dalam box pun menoleh lalu menganggukkan kepala. "Langsung aja ya, Mbak. Soalnya aku buru-buru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD