Bab 18 Perempuan Itu

1711 Words

|Wit, kalau kamu sama Aris jadi pisah, nanti pulang ke Solo saja, ya? Daripada di sana nanti gimana hidup kamu sama Zahra? Ibu nggak tega lihat kalian menderita| Kulihat pesan dari ibu yang terkirim beberapa menit lalu. Ibu pasti sangat mengkhawatirkanku dan Zahra saat ini. Takut jika kami terlantar atau kekurangan. Tapi aku sudah pikirkan dan putuskan untuk tetap tinggal di sini setelah perceraian nanti. Entah mengapa aku yakin akan sukses di kota ini nanti. Sekalian membuktikan pada Mas Aris, Mbak Yuli dan keluarga besarnya bahwa aku bisa mandiri dan tak mati terlantar hanya karena pisah dengan Mas Aris! Sudah tiga minggu belakangan aku mulai menjual kerajinan tangan yang aku buat, membuat contoh satu biji untuk konten youtube lalu memotretnya guna promosi di media sosial. Tak meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD