Bab 42 Laki-laki Itu Datang Juga

1706 Words

Ibu dan Bapak masih saja membujuk agar aku menyetujui perjodohanku dengan Rony, anak sulung Pakdhe Samsul itu. Mungkin memang ibu bapak khawatir dengan kesendirianku apalagi di kota metropolitan. Meski berulang kali kubilang, usahaku di sana makin maju tapi tetap saja bapak dan ibu masih ragu. Mereka nggak tega membiarkan aku dan Zahra tinggal di kita sebesar Jakarta hanya berdua saja, tanpa sanak saudara. Ibu bapak belum tahu jika Mas Hanan datang lagi bahkan berusaha meyakinkanku kembali. Tak hanya itu saja, dia juga sudah melamarku waktu itu hanya saja kutolak dengan alasan masih trauma dengan pernikahan. Ponselku berdering beberapa kali. Meski begitu malas, mau nggak mau aku mengambil benda hitam pipih itu dari meja rias. Nama Mas Hanan muncul di sana. Nama yang baru dua hari la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD