10-Alasan Diputusin

1112 Words

Mobil hitam itu berbelok ke arah restoran. Taksi yang sejak tadi mengikuti seketika berhenti. Rachel mengeluarkan beberapa lembar uang lalu turun dengan cepat. Beruntung hari ini memakai celana palazzo, jadi pergerakannya lebih leluasa. Saat sampai depan pintu restoran, samar-samar terdengar ponsel yang berbunyi. Rachel merogoh saku lalu mengangkat panggilan itu tanpa melihat caller id. "Halo." "Di mana? Gue di kantor, kata temen lo udah naik taksi." "Gue di Flaws kafe." Setelah mengucapkan itu Rachel memasukkan ponsel kembali ke tas. Dia berjalan mengikuti tiga orang yang masuk dari pintu samping. Dia melangkah cepat, ingin menepuk pundak lelaki berkumis tipis itu. Namun, saat hendak menaiki tangga pria berpakaian serba hitam menghadangnya. "Maaf ini ruangan khusus. Anda sudah reserva

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD