Nayra sudah berada didalam kamar menunggu Afnan selesai mandi, Nayra mulai ketakutan apa yang akan terjadi dengan dirinya malam ini, Nayra takut jika Afnan benar-benar akan melakukannya pada dirinya. Astaga kenapa aku jadi gugup begini seolah-olah aku dan dia menikah secara wajar saja, sudahlah Nayra jangan bersikap seperti ini, berdoa saja malam ini dia akan langsung tidur. Ceklek bunyi pintu kamar mandi yang terbuka membuat Nayra menoleh lalu dengan cepat memalingkan wajahnya lagi karena melihat Afnan hanya melilitkan handuk untuk menutupi bagian bawahnya sedangkan bagian atasnya terbuka begitu saja. Bahkan Nayra bisa melihat dengan jelas tetasan air yang jatuh menetes ke d**a bidang Afnan. Afnan yang sedang menggosokkan rambutnya menggunakan handuk kecil melihat Nayra yang sedang sa

