55. DILEMA

1138 Words

Aldan membaringkan tubuhnya di samping Zee yang tertidur memunggungi dirinya. Zee tidak tidur sama.sekali, tapi tatapannya kosong lurus ke depan. Aldan menatap punggung itu lalu meraih kepala Zee agar berbantalkan pada lengannya yang sengaja ia rentangkan. Membawa tubuh itu menghadap padanya lalu memeluk erat. Cup Aldan mengecup pucuk kepala. Mengelus pipi nan mulus serta pucat itu. "Sayang, kamu jangan takut. Selama aku ada, kamu akan aman terlindungi." Aldan kembali mengecup dan entah kenapa lelaki itu mengubah gaya bicaranya setelah sekian lama. Zee tidak mengatakan apa pun. Lebih betah diam seolah mulutnya dilem habis-habis sehingga tidak bisa berbicara. "Zee, kamu tahu? Aku udah jatuh cinta sama kamu sekian lama, tapi aku ragu untuk mengatakannya. Atau tepatnya, aku terlalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD