56. SINGAPURA DAN ZEE

1998 Words

"Kamu yakin?" Natasya menatap Aldan yang berdiri dengan mimik kacau balau. Aldan menggeleng. "Gue gak yakin, tapi gue harus menitipkannya ke elo dan pergi ke Singapura." Natasya menghela napas. "Sebenarnya lo ngapain di sana saat Zee butuh lo?" Natasya sungguh tidak menyangka kenapa Aldan memilih ke Singapura padahal di sini Zee sedang kacau-kacaunya. "Ini urusan penting. Gue udah berjanji untuk menjaga seseorang selain Zee." Natasya menaikkan alisnya. "Lo selingkuh?" Aldan melotot. "Lo mau mati?" "Bisa gak sih, lo itu gak usah ngancam gue mulu?" Natasya geram. "Gue gak ngancam. Tapi itu peringatan!" Aldan menyeringai. "Gue gak suka bermain-main pada nyawa, Dokter. Tapi jika seseorang mengusik kehidupan gue, maka gue pastikan nyawanya melayang tanpa ada yang tahu siapa pelakunya."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD