empat puluh tiga

1592 Words

Tempat pertemuan antara Ramanda Dio Sujarwo, mantan tunangan tampan berusia dua puluh lima tahun, Putra semata wayang dari pengusaha pabrik roti yang amat terkenal di Indonesia, Roti Sobek PapaDio dan Kirana Bratasusena bukanlah tempat mewah melainkan sebuah toko mie rebus yang cukup sepi padahal sudah lewat tengah hari. Saat melihat bayangan cucu Rahmadji Bratasusena itu sedang melepas helm milik guru privat gadungan Adam, cepat-cepat Dio menyelesaikan suapannya dan berjalan menuju parkiran usai dia melemparkan selembar lima puluh ribuan tanpa menghiraukan teriakan kasir untuk mengambil kembalian belanjaannya. Pria itu terlalu gembira, bahkan mengabaikan perasaan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang mencari. "Well, Ina sayang. Seminggu nggak ketemu, makin cakep ya. Sayang terakhir ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD