Sesuai informasi yang dia dapat dari Satria Banyu Biru, sahabat yang berprofesi sebagai programmer di salah satu perusahaan telekomunikasi terkenal, BaperSell yang juga merangkap tukang retas, dari nomor ponsel milik Kirana yang untungnya masih aktif, gadis itu kini berada di jalan tol yang terlihat sedikit sibuk. Tidak lengang, namun juga tidak terlalu ramai sehingga ketika Adjie Wishaka keluar dari salah satu pintu tol, ia bisa menyusul dengan kecepatan di atas sembilan puluh kilometer per jam. Sesekali, dari kaca spion, ia mengamati dua mobil yang menyusul dari belakang. Salah satu diantaranya berisi Rahmadji Bratasusena dan Syamsul Bachtiar yang memutuskan untuk menyusul setelah urusan mereka dengan anak buah Dio-Sulistiyo yang menyaru jadi guru privat Adam yang ternyata telah disera

