empat puluh sembilan

2078 Words

Bunyi letusan yang berasal dari pistol yang berada dalam genggaman Ramanda Dio Sujarwo yang pergelangan tangannya masih terikat kaos, membuat Rahmadji dan Syamsul yang menatap kejadian barusan nyaris tidak bisa bernapas. Hal yang sama seperti yang dialami Kirana saat ini. Dengan air mata berderai, tanpa menghiraukan larangan sang kakek untuk mendekati Adjie, atau saat Syamsul ikut turun berusaha mengejar gadis itu, Kirana hanya bisa menggumamkan nama pria yang selalu ia anggap preman pasar itu dalam hati. Sang pelaku, yang sepertinya amat terkejut melihat korbannya jatuh, segera bergerak mundur seraya melemparkan pistol yang ia pegang ke tanah. Ia baru saja hendak berbalik dan bersiap lari saat kakinya tertahan oleh sesuatu. Pria aneh yang barusan ia tembak memegangi kaki Dio, seolah men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD