Udara yang cerah, jalanan kota yang padat. Traffic light yang berkedip, serta hingar bingar klakson karena ketidaktanggapan pengemudi ceroboh adalah rutinitas yang diam-diam telah melekat dalam dirinya. Perjalanan dari apartment menuju kantor adalah sesuatu yang sudah dianggap menyenangkan. Meski tadi malam dia masih memikirkan perkataan model yang sekaligus merangkap sebagai sahabatnya. Ujaran Grimm malam itu masih berputar ulang dikepalanya. Dia sempat menebak jika itu adalah pernyataan cinta. Tapi, jika dia berpikir akan hal itu otaknya malah konslet dan kemudian Ilka akan berteriak karena tidak mengerti jawabannya. Tapi sekali lagi dia menolak pemikiran konyolnya. Tidak mungkin, mustahil. Kedua kata itu adalah mantra yang berbalik menenangkannya. Ketika mobil yang dikendarainya sampai

