Nakazawa Naofumi memejamkan matanya mendengar suara Aizawa Ume yang lantang dan berkali-kali mengatakan hal yang serupa. Wanita pengasuhnya itu terus-terusan memprotes mengenai semakin meningkatnya intensitas Nakazawa Naofumi mengunjungi arena neraka. Ia juga beberapa kali mengabaikan panggilan dari rumah utama Tekiya sehingga Aizawa Ume harus membuat alibi agar orang tua Nakazawa Naofumi yang ada di rumah utama Tekiya tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Nakazawa Naofumi tidak memungkiri bahwa ia memang lebih banyak menghabiskan waktu di arena neraka ketimbang di kediaman cabang Tekiya. Sungguh, Nakazawa Naofumi tidak memiliki niatan buruk untuk mengabaikan kewajibannya. Ia sangat tahu bahwa dalam waktu dekat, dirinya akan diresmikan sebagai pemimpin Tekiya menggantikan ayahnya.

