Kepercayaan yang Terkikis

2040 Words

Tok... Tok... Harumi dan Minato yang sedang dalam posisi bertahan satu sama lain tersentak ketika mendengar pintu ruangan itu diketuk dari luar. "Minato-san, apakah ada sesuatu?" Minato menatap Harumi yang berada di bawahnya. "Sshhhh...." Bisiknya mengisyaratkan kepada wanita itu untuk diam. "Aku baik-baik saja." "Benarkah? Aku mendengar sedikit keributan di dalam ruanganmu. Apakah kau butuh bantuan?" "Tidak, aku baik-baik saja. Hanya mengurus beberapa dokumen milik Masahiro-sama." "Begitukah? Baiklah. Jika butuh sesuatu, silahkan memanggil kami." "Ya." Minato dan Harumi bertahan dalam diam sampai langkah kaki di luar ruangan itu tidak lagi terdengar. Harumi menatap bingung kepada Minato. Mengapa pria itu tidak langsung saja mengatakan apa yang terjadi kepada mereka? Bukankah i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD