Cukup tidak sabar dengan Davin yang tak kunjung pulang, tentu saja membuat Viona ingin tahu lebih jelas di mana kini sang suami berada. Sehingga ia menemui Davin yang kini masih sibuk berkutat dengan pekerjaannya, menggantikan posisi Riyan. "Pak, di luar ada bu Viona. Katanya beliau sudah membuat janji dengan Bapak," ucap seorang wanita setelah Davin mempersilahkannya untuk masuk. Davin mengangguk. "Persilahkan dia masuk. Dan tolong katakan kepada pantry, agar mengantarkan teh mint dan kopi kesini!" pintanya. Gadis yang menjadi sekretarisnya itu pun mengangguk. "Baik, Pak." "Vi," sapa Davin, seraya menyambut kedatangan Viona. Ia juga meninggalkan meja kerjanya dan berpindah pada set sofa yang ada didekat pintu masuk. "Mas, apa kabar?" sahut Viona seraya memeluk Davin sekilas. Mesk

