Belum cukup rasanya kesedihan yang dialami Alya dengan musibah yang menimpa sang suami. Kini ia harus dihadapkan dengan banyak fakta buruk dibalik surat wasiat yang dibuat Riyan. Saat ini, ingin rasanya Alya memaki suaminya itu ketika membaca seluruh surat menyurat tersebut. Ia juga tidak bisa menyembunyikan kehancuran yang ia rasakan. Sang suami tega memintanya untuk menikah dengan Davin. Alya tergugu. Dulu, Davin memang dekat bahkan mencintainya. Tapi sekarang, pria itu sudah memiliki istri. Haruskah ia mengikuti keinginan Riyan demi masa depan Aisya, putri mereka? "Suami saya masih hidup. Bawa kembali surat itu," tolak Alya. Mendorong semua map yang ada di hadapannya. Sampai mati pun ia tidak akan pernah percaya Riyan sanggup melakukan ini semua. Alya tahu dirinya merupakan gadis

