"What the ... Ini seriusan? lo gak lagi bohongin gua, kan?" Itulah pekikan histeris yang keluar dari mulut Agnes sang kakak ipar yang sekaligus merangkup sahabat kesayangan Cila. setelah melihat apa yang tertera di ponsel pintarnya itu. Tentu saja, apa lagi kalau bukan bukti pengiriman uang yang membuatnyan kaget setengah mati kemaren pagi. "Cil, duit ini, duit segede ini Marcel yang kasih? lo gak lagi becanda kan. Secara Marcel selama ini gak pernah kelihatan kerja, kok bisanya kasih lo uang segede ini?" Cila menggeleng pelan, menutup wajah dengan sebelah tangannya kala melihat tingkah kakak iparnya itu, apa lagi suara yang bisa saja membuat semu orang yang ada di Cafe ini menoleh dan menatap heran ke arah mereka. Yah, setelah kemaren Cila kaget dan tak percaya dengan apa yang ia dap

