Ma-bo 31.2 Cila membuka kelopak matanya saat merasa pagi sudah datang, mengerjap sesaat sebelum dia menatap langit-langit kamarnya dengan perasaan lelah yang menghampiri tubuhnya, semalam setelah pergelutan hebat dengan Marcel yang memang tak selama yang dikatakan orang tentang hubungan badan yang menghasilkan pahala dengan sang suami, Cila langsung terkapar tak berdaya, membiarkan Marcel yang saat itu belum selesai bermain dengan hal yang disenanginya, entahlah, berapa kali Marcel melakukan pada dirinya, tapi saat merasa bagian bawahnya penuh dengan cairan kental berwarna putih, Cila tersenyum. Dia beranjak untuk duduk, membiarkan selimut yang menutupi tubuh polosnya merosot dan menampilkan gundukan indah yang selalu saja menjadi tempat favorit Macel untuk berfantasi ria. Bagaikan anak

