Ma-bo 39 end

2040 Words

Siang itu cuaca terlihat tidak terlalu bersahabat, dipayungi langit yang mulai menghitam, dengan angin yang cukup kencang hingga mampu membawa awan berisikan bahan air hujan yang begitu banyak melintasi langit yang kini tengah dinaungi oleh seorang gadis. Duduk menyendiri di sebuah kursi yang tersedia di taman dekat sekolahnya, dengan wajah merah, bukan karena merona atau malu, hanya saja rasa sedih dan miris meliputi hatinya kala itu. Menumpahkan segala emosinya di taman yang terlihat sepi karna cuaca yang akan turun hujan itu membuat siapa saja enggan untuk singgah, mereka memilih untuk mencari tempat berteduh yang bisa melindungi dari hujan yang akan turun, tapi tidak untuk gadis dengan seragam putih abu itu. Bayangan akan ejekan teman satu sekolahnya itu perlahan-lahan terlintas kem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD