* * * Di Canberra, Anne mendengus kesal saat pria yang kini ada dihadapannya melalui media ponsel, terlalu fokus dengan pekerjaannya, Sampai - sampai mengabaikan panggilannya. "Jose!" Seru Anne mencoba mengalihkan perhatian Jose. "T-" pria itu mengucap kata namun terputus. Tutttt.. Anne merengut saat sambungan telepon itu diakhiri secara sepihak. Sekelebatan pertanyaan menumpuk dikepala Anne . "itu pasti Selena.." gumamnya lirih. Anne berjalan kearah kamar Josean dan mengintip kegiatan putranya. Ia mendapati pria kecil itu tengah berbaring diatas karpet, tangannya menggerakkan mobil kecil, sedangkan matanya terlihat sayu. Ia menutup pintu kamar anaknya rapat lalu berjalan kearah kamarnya. Josean anaknya. Anaknya Anak "kenapa aku sangat bodoh?" ringis Anne. "Bagaimana jika Jose

