Way

1762 Words

* * * Saat jam menunjuk pukul 11 siang, Jose menghubungi Anne . Ia sangat merindukan Josean, ia bahkan sengaja membuat alarm pada jam itu agar tak salah waktu lagi. Setelah berbicara banyak hal dengan putranya, Jose mengakhiri panggilan itu sepihak ketika Theo masuk keruangannya dengan tiba-tiba. Untung saja saat itu, Anne mengambil alih ponsel itu, jika itu masih bersama Josean, pria kecil itu pasti sangat kesal. "Theo!" pekik Jose terlihat begitu bersemangat membuat Theo menatapnya aneh. "apa?" jawab Theo dengan nada ketus lalu mendudukkan dirinya dihadapan Jose. "aku tak melihatmu kemarin." ucap pria Morèl itu. Theo mencibir pelan. "sepertinya kau memang membutuhkan liburan." gumamnya. "aku tengah mengerjakan proyek baru!" tambah Theo menjawab ucapan Jose. "oh, benarkah." sahut Jos

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD