Mario masih diam membeku, rasanya ingin sekali dia menghampiri Tata dan mendekapnya erat. "Hallo.." ucap Tata heran karena Mario tidak kunjung menjawab "Frisca." lirih Mario, air matanya tidak terbendung lagi membuat Tata sedikit heran dengan perubahan suara Mario terdengar sedih. "Halo Mario "ucap Tata sekali lagi. Mario tersentak dan menghapus air matanya. "Ya Ta.." jawab Mario kembali menormalkan dirinya. "aku kira kau menghilang, ada apa.?" tanya Tata. "aku ingin menagih janji.!" "janji?" tanya Tata sedikit heran. "ya bukankah ada seseorang yang berjanji mentraktirku.!" jawab Mario . "Oh ya aku lupa, baiklah aku akan mentraktirmu.!" ucap Tata. "Malam ini jam tujuh, aku akan menjemputmu." ucap Mario. "Oke..see you.!" jawab Tata dan mematikan sambungan teleponnya. Tata berja

