Lebih dari tiga bulan silam, Mr. Saunders menemui Eric untuk meminta bantuannya. Setelah mengetahui perusahaan minuman wine, BreesWine, yang sedang berkembang pesat adalah milik Eric Bryson, dia langsung mencari keberadaannya. Ia masih ingat sekali dimana tempat mereka bertemu. Sebuah klub malam baru berdiri yang begitu populer di Cedar City. Klub malam Lucifer. Mewah, megah, dan hanya untuk kalangan orang kaya yang dapat memasukinya. Tiket masuk terjual terbatas dan begitu mahal. Tempat itu benar-benar diperuntukkan untuk pemenuhan kebutuhan hedonis. Mr. Saunders menunggu di pintu masuk, meminta pada seorang penjaga untuk membiarkannya bertemu tuan mereka. “Tolong, katakan Mr. Saunders ingin bertemu,” katanya saat itu. Dia sudah putus asa dan tak tahu lagi kemana harus mencari. Seor

