Max dan timnya turun dari pesawat dan segera memasuki mobil yang memang sudah disiapkan untuk mereka. Max tentu saja menggenggam tangan Dalila dengan erat, dan keduanya pun berada di mobil yang sama. Setelah apa yang terjadi di pesawat, Max sama sekali tidak membiarkan Julion kembali berinteraksi dengan Dalila. Ia bahkan secara tegas membagi tim menjadi dua. Tentu saja Dalila berada di satu tim yang sama dengan Max. Keduanya seakan-akan tidak terpisahkan oleh apa pun. Perjalanan dari bandara menuju tempat khusus yang telah disediakan oleh pemerintah setempat, sama sekali tidak memakan waktu yang lama. Ternyata kedatangan keduanya disambut dengan sangat hangat. Berbeda dengan sebelumnya, pemerintah memang menyediakan sebuah tempat khusus sebagai akomodasi. Hingga Max dan timnya sama sekali

